Klik Gambar untuk melihat slide power point !
Tampilkan postingan dengan label Kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kimia. Tampilkan semua postingan
Kamis, 14 November 2013
Rabu, 17 Juli 2013
PRAKTIK KIMIA KELAS 2 SMA
Membuat larutan didasarkan pada zat
asal daripada zat
a. Buatlah larutan NaOH sebanyak 500
ml (zat padat)
I. Tujuan Praktikum
Setelah melakukan
percobaan ini, siswa mampu :
1. Membuat
larutan dengan konsentrasi tertentu dari zat asal daripada zat.
2. Membuat
larutan dengan cara yang tepat dan benar.
3.
Menggunakan peralatan dengan tepat dan benar.
4. Dapat
menghitung massa zat padat tersebut dengan tepat dan benar.
II. Teori Dasar
Unsur merupakan zat-zat yang tidak
dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih
sederhana oleh
reaksi kimia biasa.
Pembuatan larutan dengan berbagai konsentrasi dan pengenceran. Larutan adalah
campuran serba sama
antara komponen zat terlarut dan komponen pelarut.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan suatu zat antara lain adalah tekanan
dan suhu.
Larutan dapat dibuat dari zat asalnya, yaitu :
A.
Padatan
Jumlah zat terlarut (solut) yang dibutuhkan = M x V x BM
M = Molaritas larutan, mol/liter
V = Volume larutan, liter
BM = Berat molekul zat, gr/mol
TUGAS KIMIA, Konsentrasi larutan XII IPA
A. Konsentrasi larutan
Kata Kunci :
Fraksi mol, Konsentrasi Larutan, Molaritas, Molalitas, Normalitas, Persen Berat
Konsentrasi merupakan cara untuk menyatakan
hubungan kuantatif antara zat terlarut dan pelarut.
Konsentrasi larutan ada beberapa
macam, diantaranya :
1. Fraksi Mol
Fraksi mol adalah
perbandingan antara jumlah mol suatu komponen dengan jumlah
total seluruh komponen dalam satu larutan. Fraksi mol total selalu satu.
Konsentrasi
dalam bentuk ini tidak mempunyai satuan karena merupakan perbandingan.
Fraksi mol dilambangkan dengan X.
Fraksi mol dilambangkan dengan X.
Contoh :
Suatu
larutan terdiri dari 3 mol zat terlarut A dan 5 mol zat terlarut B, maka :
XA = nA / (nA + nB) = 3 / (3+5) = 3 / 8 =
0,375
XB = nB / (nA + nB) = 5 / (3+5) = 5 / 8 =
0,625
* XA + XB = 0,375 + 0,625 = 1
2. Molaritas (M)
Molaritas adalah
jumlah mol zat terlarut dalam satu liter larutan.
RUMUS : M = Mol zat terlarut : liter
larutan
Contoh :
Berapakah molaritas 100 gram NaOH (Mr = 40)
dalam 250 ml larutan ?
JAWAB :
M = (100/40) mol : 0,25 L = 2,5 : 0,25 = 10 M
3. Molalitas (m)
Molalitas adalah
jumlah mol zat terlarut dalam 1000 gram pelarut.
RUMUS : m =
mol terlarut x 1000 : Gram Pelarut